Rangkul Pengemudi Ojol, Polres Cimahi Dapat Apresiasi dari Pengamat Civil Society

JABAR 86

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:50 WIB

506 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi – Pengamat civil society Dedi Siregar mengapresiasi langkah Polres Cimahi di bawah kepemimpinan AKBP Moh. Faruk Rozi yang membangun kolaborasi dengan sekitar 200 an pengemudi ojek online (ojol) di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (28/8/2026) dalam agenda silaturahmi dan pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Menurut Dedi Siregar, langkah tersebut merupakan bentuk pendekatan kepolisian yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan masyarakat. Pengemudi ojol dinilai memiliki posisi strategis karena aktivitas mereka bersentuhan langsung dengan berbagai lapisan masyarakat dan berlangsung hingga malam hari.

“Kami sangat mengapresiasi Polres Cimahi yang mampu membangun sinergi dengan para pengemudi ojol. Ini merupakan langkah positif dalam menciptakan ekosistem kota yang aman, kondusif, dan tertib,” ujar Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menilai pengemudi ojol memiliki mobilitas yang tinggi dan tersebar di berbagai wilayah. Kondisi tersebut membuat mereka dapat menjadi bagian dari sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, seperti tindak kriminalitas, kemacetan, maupun situasi lain yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

“Para driver ojol setiap hari berada di jalan dan menjangkau berbagai sudut wilayah. Informasi yang mereka lihat secara langsung tentu dapat menjadi masukan berharga bagi kepolisian untuk merespons suatu kejadian secara lebih cepat,” katanya.

Ia menilai, kolaborasi tersebut bukan berarti menempatkan pengemudi ojol sebagai aparat penegak hukum. Sebaliknya, peran utama para pengemudi adalah menjadi mata dan telinga masyarakat dengan menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan situasi yang mencurigakan.

Karena itu, Dedi mendukung imbauan Polres Cimahi agar para pengemudi tidak mengambil tindakan hukum sendiri apabila menemukan dugaan tindak pidana di lapangan. Keselamatan driver dan masyarakat harus tetap menjadi prioritas.

“Ini yang harus dipahami bersama. Pengemudi ojol bukan aparat penegak hukum. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan atau mengetahui adanya tindak pidana, cukup amankan diri dan segera laporkan kepada kepolisian melalui saluran yang tersedia, termasuk Call Center 110,” tegasnya.

Menurut Dedi, pola komunikasi langsung antara komunitas ojol dan kepolisian juga dapat memberikan rasa aman bagi para pengemudi dalam menjalankan aktivitasnya, terutama mereka yang bekerja hingga larut malam.

Pengemudi ojol selama ini memiliki risiko menghadapi berbagai bentuk kejahatan jalanan, termasuk begal, penipuan, maupun tindak kriminal lainnya. Dengan adanya jalur komunikasi yang lebih terbuka dengan kepolisian, para driver diharapkan tidak hanya membantu menjaga lingkungan, tetapi juga memperoleh rasa perlindungan yang lebih baik.

“Sinergi ini harus kita lihat sebagai kerja sama dua arah. Polisi mendapatkan dukungan informasi dari masyarakat, sementara para pengemudi ojol juga mendapatkan ruang komunikasi yang lebih dekat dengan aparat ketika menghadapi persoalan keamanan di lapangan,” jelas Dedi.

Dedi juga mengapresiasi respons positif komunitas pengemudi ojol yang menyatakan kesiapan untuk ikut membantu menjaga kondusivitas lingkungan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan merupakan bagian penting dari konsep keamanan bersama. Kepolisian tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Keamanan bukan hanya tanggung jawab polisi. Masyarakat juga memiliki peran penting. Ketika polisi dan masyarakat mampu membangun komunikasi yang baik, potensi gangguan keamanan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dedi berharap model kolaborasi antara Polres Cimahi dan komunitas ojol terus berkembang secara berkelanjutan, bukan hanya dalam bentuk pertemuan, tetapi juga melalui komunikasi rutin, edukasi Kamtibmas, serta mekanisme pelaporan yang mudah dan cepat.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat menjadi contoh bagaimana Polres cimahi membangun hubungan yang lebih dekat dengan kelompok masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.

“Ini merupakan langkah taktis yang saling menguntungkan. Polres cimahi mendapatkan dukungan masyarakat dalam deteksi dini, sementara masyarakat dan pengemudi ojol mendapatkan rasa aman serta akses komunikasi yang lebih dekat dengan kepolisian,” kata Dedi.

Dedi berharap sinergi tersebut dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk menciptakan Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat yang semakin aman, kondusif, nyaman, dan tertib bagi seluruh masyarakat.

“Semangat kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Ketika kepolisian, komunitas ojol, dan seluruh elemen masyarakat berjalan bersama, maka tercipta ekosistem keamanan yang lebih kuat dan responsif,” pungkas Dedi Siregar. (Red)

Berita Terkait

*Tatang Suhendar Pensiun: Baur SIM Polres Cimahi yang Dirindukan Insan Pers
Tiga Belas Tahun Sembunyikan Identitas, Grup Band SMJ Ungkap Alasan Tampil Bertopeng
Fokus Sinkronisasi Program Walikota Terpilih, Mariana Fitriana Dilantik Menjadi PJ Sekda Gantikan Budi Raharja
Sosio Budaya : Harmoni Membangun Masa Depan Kebudayaan
Hari Kedua Culinary Night Dipadati Pengunjung
UPTD Pemakaman Kota Cimahi Gelar Monev Akhir Tahun Dan Tasyakur Bin’Ni Mah
Pastikan Uji KIR Jadi Prioritas untuk Keselamatan Transportasi Tegas Dicky Saromi
Pemeriksaan Identitas Sikap Tampang Anggota Personil Pos Lodaya 2024

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

Berita Terbaru

JABODETABEK

Tolak Tawuran, Novian Perkasa Ajak Pelajar Fokus Raih Prestasi

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:21 WIB