Smoking Pipe Community: Hidupkan Tradisi dan Seni Padudan Sumedang

JABAR 86

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 01:59 WIB

5064 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG | Sekelompok pecinta pipa rokok atau padudan memproduksi sendiri berbagai jenis padudan dengan bahan berkualitas tinggi. Mereka tergabung dalam Smoking Pipe Community.

“Komunitas ini kami bentuk sebagai ajang silaturahmi sesama pecinta pipa rokok. Kami sering mengadakan kopi darat untuk berbagi pengalaman,
dan ke depannya komunitas ini ingin lebih berkembang lagi,” ujar Ketua Smoking Pipe Community, Teguh, Kamis (27/2/2025).

Saat ini, kata Teguh, komunitas yang berbasis di GOR PKPRI, depan SMPN 3 Sumedang di Jln. Dokter Saleh no.1, Kelurahan Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan tersebut memiliki sekitar 55 anggota dari berbagai macam profesi, mulai dari ASN, pensiunan polisi, pegawai swasta, guru, hingga masyarakat umum. Mereka juga berkumpul sering berkumoul di Desa Marongge dan Café Batu Ali di Regol Wetan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Teguh, beberapa bahan yang digunakan untuk padudan diantaranya Kayu Sonokeling, Kelapa, Fornis, Galih Asem, Kaboa, Tali Arus, Kelor, bahkan Gading Gajah dan Tanduk Rusa.

Menurut Teguh, bahan kayu seperti Sonokeling mereka ambil bahan yang sudah tidak terpakai dari hutan di daerah Buahdua, Surian, Tomo, dan Ujungjaya dengan konsep daur ulang.

“Kami hanya mengambil bagian akar atau dahan yang sudah mati agar tidak terbentur proses hukum, karena kayu Sonokeling ini termasuk kayu yang dilindungi seperti kayu Jati,” ungkapnya.

Teguh menjelaskan, setiap pipa rokok dibuat dengan seni yang khas. Ada yang berbentuk lilitan ular dari kayu Fornis, pipa panjang 33 cm dari akar Sonokeling, hingga desain unik dari Kaboa yang menyerupai tokoh Petruk.

“Keunikan dan keindahan pipa rokok buatan kami menarik perhatian banyak pembeli, tidak hanya dari Sumedang tetapi juga dari Bandung, Bogor, dan Sukabumi. Harga pipa rokok bervariasi, mulai dari Rp50 ribu hingga Rp. 3 juta. Bergantung bahan, tingkat kesulitan, dan nilai seni yang terkandung di dalamnya,” katanya.

Namun demikian, Teguh mengakui bahwa produksi pipa rokok masih menghadapi kendala. seperti keterbatasan modal, bahan baku, serta tingkat kesulitan pembuatan yang sangat bergantung pada mood pengrajin.

Untuk merawat pipa rokok, lanjutnya, komunitas menyarankan penggunaan madu dan cottonbud agar tetap bersih dan terjaga kualitasnya.

Ke depan Teguh berharap komunitasnya bisa terus berkembang dengan dukungan dana dan bahan baku yang lebih terjamin.

“Kami bercita-cita membentuk badan usaha agar komunitas memiliki pemasukan yang lebih stabil,” tuturnya.

Bagi yang ingin melihat langsung proses pembuatan atau memesan pipa rokok, bisa datang langsung ke alamat komunitas atau menghubungi Teguh di 082263065442 dan Tedy di 082119339443. (*)

Berita Terkait

Sekda Herman Suryatman Ungkap Kunci Sukses Terwujudnya Jabar Istimewa

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

Berita Terbaru

JABODETABEK

Tolak Tawuran, Novian Perkasa Ajak Pelajar Fokus Raih Prestasi

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:21 WIB