Ketua Perempuan Tani HKTI Jabar Sampaikan Pesannya, di Acara UMKM Perempuan Dalam Rangka Hari Jadi Kota Bandung

REDAKSI JABAR

- Redaksi

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:50 WIB

5023 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-215 Kota Bandung, ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan dari berbagai wilayah kota berkumpul di halaman Gedung MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat, Jl. BKR No.177 Bandung, Minggu (12/10/2025). Kegiatan bertajuk Festival UMKM Perempuan Bandung ini menjadi ajang kebersamaan, kreativitas, serta pemberdayaan perempuan pelaku usaha lokal.

 

Festival yang diselenggarakan oleh Pertani HKTI DPC Kota Bandung bekerja sama dengan DPC FPPI dan Srikandi Pemuda Pancasila ini menampilkan beragam produk unggulan khas Bandung, mulai dari kuliner, kriya, hingga hasil olahan pertanian. Kegiatan ini menjadi bukti kuat bahwa perempuan di Kota Bandung tidak hanya aktif dalam peran domestik, tetapi juga berkontribusi besar dalam menggerakkan ekonomi rakyat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPD HKTI Jawa Barat, Hj. Resna Oktavia, yang turut memberikan sambutan inspiratif. Ia menjelaskan program unggulan DPD HKTI Jabar dalam meningkatkan kesejahteraan petani, termasuk perempuan yang berperan dalam sektor pertanian. “Kami punya program hampers produk hasil tani, gerakan pangan murah, dan kios pangan. Tujuannya agar hasil tani bisa naik kelas dan petani terbebas dari ketergantungan pada tengkulak,” jelasnya.

 

Selain itu, Resna juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pelaku UMKM, petani, dan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi tersebut akan memperkuat rantai pasok produk lokal dan menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan. “Perempuan bisa menjadi penggerak utama dalam rantai ekonomi pangan, karena ketelatenan dan kreativitas mereka luar biasa,” tambahnya.

Perempuan Tani Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) memegang peran kunci dalam kedaulatan pangan, terutama dalam mengurus gizi dan rumah tangga keluarga. Organisasi ini aktif dalam berbagai program untuk memperjuangkan kaum perempuan tani. Program yang dijalankan antara lain:

Pemberdayaan Ekonomi dan Pertanian: Mendorong penanaman sayur dan panen (seperti urban farming) di tingkat lokal untuk meningkatkan perekonomian dan kemandirian pangan rumah tangga. Mereka juga meluncurkan program UMKM Naik Kelas untuk memperkuat usaha mikro.

Aksi Sosial dan Stabilisasi Harga: Selama masa kesulitan, Perempuan Tani HKTI melakukan aksi membeli langsung hasil panen sayur-mayur dari petani yang hasil panennya tidak terserap pasar, kemudian mendistribusikannya dalam paket sembako kepada masyarakat yang terdampak.

Sinergi Pemerintah: Gerakan ini mendapat dukungan dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) dalam upaya pemenuhan kebutuhan pangan dan mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM).

Tentang Program Kios Pangan Badan Pangan Nasional (BAPANAS)

Kios Pangan adalah inisiatif strategis dari Badan Pangan Nasional (NFA/BAPANAS) yang bertujuan untuk menjamin ketersediaan, keterjangkauan, dan distribusi pangan yang merata. Program ini merupakan upaya untuk menekan fluktuasi harga dan mengendalikan inflasi.

Kios Pangan didirikan sebagai sarana distribusi untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok dengan harga terjangkau dan wajar.

Kios ini umumnya menyediakan bahan pangan strategis seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan komoditas pokok lainnya dengan harga yang disesuaikan dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

 

Selain sebagai tempat distribusi, Kios Pangan juga berperan sebagai pusat informasi pangan, media edukasi gizi, serta wadah pemberdayaan ekonomi lokal dengan melibatkan kelompok tani, UMKM, dan koperasi.ujarnya

 

Resna menyampaikan harapan kepada Wakil Walikota atau para Pimpinan Daerah untuk mendukung pergerakan mereka.

Disebutkan bahwa kendala yang mereka hadapi adalah melawan para pelaku ego sektoral di birokrasi.

memohon dukungan agar mereka bisa lancar dan berharap ada “ketuk palu” (keputusan/persetujuan) dari para pimpinan pemerintah.

Mereka ingin bisa menyampaikan program mereka dan “menggrebek” masyarakat (mungkin maksudnya meng-address atau menjangkau).

Tujuan akhirnya adalah meng-koordinasi mereka menjadi individu yang kreatif, inovatif, dan dapat menciptakan keuntungan melalui bakat yang sudah dibina.**

Berita Terkait

Balutan Adat Melayu, LAMR Meranti Sambut Hangat Kapolres Baru
Kerja Cepat Polres Bireuen Berbuah Hasil, 10,6 Kg Sabu Disita dan 2 Tersangka Ditangkap
Respons Cepat Kapolres Cimahi Ungkap Kasus Viral, Aktivis Nasional : Bukti Nyata Polri Presisi Melayani Masyarakat
Manfaatkan Lahan Idle, Lapas Narkotika Langkat Wujudkan Ketahanan Pangan Lewat Budidaya Hortikultura Pepaya California
Kapolda Riau Apresiasi 133 Personel Berprestasi Lewat Penghargaan
Wakapolda Riau Paparkan Narkoba Rp69,7 Miliar Siap Dimusnahkan
Dinas Pendidikan Jawa Barat Gelar Aksi Karakter Siswa Indonesia (GALAKSI) 2025 Tingkat SMA, Hendra Ciho Hadir sebagai Juri Karya Tulis Ilmiah
Hendra Ciho Hadir sebagai Pemateri pada Acara Kementerian Perindustrian RI di Sumedang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:41 WIB

Sabu Disimpan di Saku Celana, Pria 34 Tahun Diamankan Sat Resnarkoba Polres Aceh Tenggara

Kamis, 3 September 2026 - 16:00 WIB

Sinergi untuk Negeri, Kapolres Aceh Tenggara Beri Ucapan HUT ke-81 Kejaksaan RI

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:54 WIB

Peredaran Ganja Dibongkar, Polres Aceh Tenggara Amankan 3 Pelaku dan 708,82 Gram Barang Bukti

Kamis, 27 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Tim Gabungan Polres Aceh Tenggara Ungkap Dugaan Peredaran Sabu di Lawe Alas

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:59 WIB

Bukan Hanya Mengatur Jalan, Polres Aceh Tenggara Jadi Pelindung Anak Saat Berangkat Sekolah

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT RI ke-81, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Informasi Warga Ditindaklanjuti, Sabu 0,36 Gram Berhasil Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:12 WIB

Zaini Bainullah Bawa Misi Besar, SMA Negeri Perisai Dibidik Kembali Berjaya

Berita Terbaru

JABODETABEK

Tolak Tawuran, Novian Perkasa Ajak Pelajar Fokus Raih Prestasi

Jumat, 4 Sep 2026 - 23:21 WIB