Bertolak ke Sukabumi, Kepala BNPB Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal

JABAR 86

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 14:56 WIB

50191 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., (Rompi hijau topi) mendampingi kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming (kemeja putih) lokasi bencana di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (6/12). (Bidang Komunikasi Kebencanaan/Apri Setiawan)

SUKABUMI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M., tiba di Sukabumi hari ini Jumat (6/12). Usai rangkaian kunjungan dari Gunung Lewotobi Laki-Laki, Suharyanto segera bertolak untuk memastikan penanganan darurat berjalan optimal.

Data sementara per Jumat (6/12) pukul 09.00 WIB dilaporkan terdapat jumlah korban meninggal dunia menjadi total lima orang. Adapun data sementara korban meninggal dunia sebagai berikut :

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Aden Dafa

2. Ade Wahyu

3. Elma Ayunda

4. Sahroni

5. Dadang

Diketahui total lima korban meninggal dunia, empat diantaranya berasal dari Kecamatan Simpenan dan satu berasal dari Kecamatan Ciemas. Selain itu, masih terdapat korban hilang sebanyak tujuh orang.

Berkaitan masih terdapat korban yang masih hilang, Suharyanto memerintahkan seluruh tim SAR gabungan untuk lebih mengoptimalkan operasi pencarian.

“Melihat dari laporan masih ada yang hilang, tolong tim SAR gabungan lebih mengoptimalkan operasi pencarian dilapangan, apabila diperlukan menggunakan alat berat, dipersilahkan,” ujar Suharyanto.

Seperti diketahui, operasi pencarian memiliki golden time selama tujuh hari. Apabila dalam kurun waktu tersebut belum ditemukan juga, Suharyanto meminta pemerintah daerah setempat bersama tim SAR gabungan untuk segera menemui para ahli waris.

“Apabila masih belum ditemukan dalam kurun waktu tujuh hari, saya minta pemerintah daerah dan tim SAR gabungan untuk menemui para ahli waris, silahkan dimusyawarahkan, apabila para ahli waris masih menginginkan dicari, maka ya harus dicari terus, kita berusaha semaksimal mungkin,” tambah Suharyanto.

Upaya pembangunan jembatan darurat bailey juga terus diupayakan untuk membuka jalur mobilitas warga terdampak. Suharyanto juga memerintahkan apabila tidak bisa diakses melalui kendaraan maka dicari alternatifnya.

“Dalam kondisi tanggap darurat, apabila akses jalan tidak bisa dilalui roda empat, maka gunakan roda dua, apabila roda dua tidak bisa, maka ditempuh jalan kaki, karena warga terdampak memerlukan bantuan logistik disana,” ujar Suharyanto.

Kunjungan Wakil Presiden

Sebagai bentuk respon cepat, kehadiran pemerintah dirasakan langsung oleh para warga terdampak bencana di wilayah Sukabumi. Hal ini terlihat dari raut wajah para pengungsi yang terlihat senang saat Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming berkunjung ke lokasi bencana di Kampung Cihonje, Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, pada Jumat (6/12).

Kunjungan Wapres Gibran yang didampingi Pj. Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin dan Kepala BNPB Suharyanto melihat lokasi bencana tanah bergerak yang mengakibatkan rumah rusak dan memaksa warga mengungsi. Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk bertindak cepat dan tanggap dalam menangani bencana.

Saat kunjungannya Gibran menekankan pentingnya penanganan prioritas terhadap para pengungsi, termasuk penyediaan kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan tempat tinggal sementara.

Merujuk arahan tersebut, BNPB juga memerintahkan pemerintah daerah, unsur TNI-Polri dan seluruh relawan untuk bekerjasama bahu membahu dalam menangani bencana di Sukabumi. Karena bencana merupakan urusan bersama.

Berita Terkait

Amanda Kunjungi Perajin Golok di Kawasan Cibatu Sukabumi
Bey Machmudin: Keberagaman Budaya Kuatkan Rasa Bangga Cinta Warga
Sepuluh Jembatan Terputus Akibat Banjir dan Longsor Sukabumi, BNPB Siapkan Jembatan Darurat Bailey
Cuaca Ekstrem di Kabupaten Sukabumi Picu Banjir, Longsor, dan Pergerakan Tanah

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:38 WIB

Kapolda Riau Apresiasi 133 Personel Berprestasi Lewat Penghargaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 19:14 WIB

Wakapolda Riau Paparkan Narkoba Rp69,7 Miliar Siap Dimusnahkan

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:42 WIB

Dinas Pendidikan Jawa Barat Gelar Aksi Karakter Siswa Indonesia (GALAKSI) 2025 Tingkat SMA, Hendra Ciho Hadir sebagai Juri Karya Tulis Ilmiah

Selasa, 9 Desember 2025 - 10:12 WIB

Hendra Ciho Hadir sebagai Pemateri pada Acara Kementerian Perindustrian RI di Sumedang

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:49 WIB

71 Kepengurusan DPD Hippi Jabar Resmi Dilantik: Ketum Hippi Pusat Sampaikan Pesannya

Kamis, 6 November 2025 - 22:11 WIB

Warung Bakakak Sampurasun Nusasari Jadi Nominator Anugerah Pesona Pariwisata Bandung 2025

Kamis, 6 November 2025 - 17:04 WIB

TMMD ke-126 Rampung, Warga Wangunjaya: “Hidup Kami Kini Lebih Baik”

Rabu, 5 November 2025 - 15:20 WIB

Masjid Jami Attawakal Mubarokah Kini Lebih Kokoh dan Representatif Berkat TMMD

Berita Terbaru